Berita & Kegiatan

Kuliah Kerja Nyata Internasional di Kemloko

SURABAYA. 13/8/2018. Universitas Brunei Darusalam (UBD) melakukan aktivitas kuliah kerja nyata (KKN) di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar selama satu bulan. Desa yang berada di pedalaman Provinsi Jawa Timur, ternyata menjadi lokasi KKN Internasional (Asia Tenggara) yaitu dari UBD. UBD memiliki program "Community Social Service" yang wajib dilakukan oleh mahasiswa yang lokasinya di luar negeri.Kehadiran mahasiswa UBD ini dapat menginspirasi bagi warga Desa Kemloko untuk bangkit membangun desanya yang berbasis agraris.

Masyarakat mulai timbul kesadaran baru untuk mendevelop menjadi Desa Wisata edukasi budaya tradisional, kuliner, kerajinan, tanam padi, tanam kakao, dan akuakultur (ikan) Koi.Mahasiswa UBD yang ber-KKN di Kemloko memiliki benefit yang sangat positif dan bersifat progresif. Secara tidak langsung, warga Desa Kemloko mulai berbenah untuk nenjaga lingkungan rumah dan masyarakat yang sehat supaya rumah penduduk di masyarakat desa tersebut bisa dijadikan rumah tinggal atau (homestay).

Dengan demikian pemilik rumah dapat penghasilan tambahan.Selain itu, masyarakatt Desa Kemloko, mendapatkan imbas "kecipratan" finansial sehari-hari karena mahasiswa akan belanja di sekitarnya. (Tubiyono)

Sastra Indonesia UNAIR, Pelopori Desa Wisata di Kabupaten Blitar

UNAIR NEWS – Bermula dari Praktik Kuliah Lapangan (PKL) mahasiswa pada mata kuliah folklor (tradisi lisan, red) di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Departemen Sastra Indonesia UNAIR berupaya menggalakkan potensi kesenian dan beragam hasil alam serta kreativitas warga desa tersebut, untuk dikembangkan menjadi sebuah desa wisata. Hal pertama yang kini konsisten dilakukan oleh Departemen Sastra Indonesia UNAIR, yakni dengan mengikutsertakan mahasiswa kuliah lapangan di desa yang tak jauh dari Candi Penataran Blitar.

Dosen mata kuliah Folklor, Dr. Trisna Kumala Satya Dewi, M.S., mengungkapkan bahwa kajian folklor mulanya memang kurang begitu diminati mahasiswa, mengingat pemahaman yang masih kurang. Namun, di tahun ke empat ini, mahasiswa semakin memahami keilmuan yang tidak hanya memberikan wawasan mengenai seni budaya tapi juga potensi ekonomi.

“Alhamdulillah, sekarang pesertanya cukup banyak. Beberapa tahun yang lalu pesertanya sedikit karena kurang pemahaman dari mahasiswa tentang isi mata kuliah ini,” jelasnya.

Read more ...

Desa Kemloko Siapkan Homestay Bagi 1.000 Wisatawandari Bantul

BLITARTIMES – Kabupaten Blitar akan melakukan penukaran wisatawan dengan Kabupaten Bantul pada Desember mendatang. Tak tangung-tanggung, akan ada 1.000 wisatawan yang mengunjungi Kabupaten Blitar di bulan itu. Persiapan pun dilakukan oleh Disporbudpar Kabupaten Blitar. Salah satunya menunjuk Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar sebagai homestay wisatawan. Desa kemloko dipilih karena merupakan desa penyangga Candi Penataran.

Bertempat di Kantor Desa Kemloko, Badan Promosi Kabupaten Blitar menggelar sosialisasi tentang  homestay kepada Pemerintah Desa dan warga masyarakat Kemloko, Selasa (6/9/2016) sore. Agenda ini menghadirkan Eko Wihadi, Pembina Pokdarwis Puspa Jagad sebagai narasumber utama. Dalam presentasinya, Eko Wihadi memberikan penjelasan tentang apa itu homestay, fungsi homestay, dan bagaimana home yang cocok di Desa Kemloko bersama keramahan warga desa dengan suguhan makanan ala desa.    

“Homestay itu adalah penginapan bagi wisatawan, home stay di Desa Kemloko ini harus mempertahankan kearifan lokal,” jelas Eko Wihadi.Lanjut Eko Wihadi, yang bisa dijual dari Desa Kemloko adalah keramahan warga masyarakatnya, makanan desa dan sumber daya alam desa. Apabila potensi ini dikelola dengan maksimal, ia optimis akan banyak wisatawan yang betah berlama-lama di Desa Kemloko.

Read more ...